Monday, April 28, 2014
Bachtiar Nasir : Tujuan mengetahui syirik
Tujuan mengetahui syirik
lawan kata tauhid - syirik
Lawan kata iman -kufur
Thursday, April 24, 2014
Tauhid Pondasi Bangunan Islam
Islam ibarat sebuah bangunan, sedangkan akidah merupakan dasar atau pondasi yang urgen (penting) bagi berdirinya bangunan Islam secara keseluruhan. Kuat lemahnya bangunan tergantung pada pondasinya.
Meskipun bangunan itu terbuat dari besi dan beton, namun jika pondasinya terbuat dari kayu-kayu yang rapuh, maka bangunan yang kuat tadi akan menjadi bangunan yang mudah roboh.
Sehingga semakin besar suatu bangunan, maka semakin membutuhkan pondasi yang kuat dan menghunjam ke bumi. Hal lain yang dapat dipetik dari hakikat ini adalah kita harus membangun pondasi (asas) terlebih dahulu sebelum mendirikan bangunan.
Akidah yang kuat diumpamakan sebagai pohon yang baik yaitu akarnya menghunjam ke bumi, cabangnya menjulang ke langit, berdiri kukuh, tidak mudah tergoyahkan meskipun diterjang oleh badai, dan pohon itu memberikan buah yang ranum lagi menyenangkan. Sebagaimana firman Alloh dalam QS.Ibrahim:24-25
Kekuatan akidah yang seperti itu akan memancar dari sikap hidup dan perilaku pemiliknya. Semua amal perbuatannya berasas dan berasal dari akidah Islam yang merupakan pantulan sinar keimanan dan aplikasi yang nyata atas keyakinan “laa ilaaha illallah”.
Sedangkan setiap perbuatan yang tidak bersumber dari akidah Islam, maka tidak akan bernilai dan sia-sia belaka. Sebagaimana firman Alloh dalam QS. Ibrahim :18
Kenapa syarat masuk islam itu syahadat ?
Aku telah menuhankan DIRIKU
Kecenderungan manusia adalah mendahulukan "diri"nya. Ia menginginkan semua orang mengerti akan "diri"nya. Bahkan kepada Tuhan pun, ia menuntut agar Tuhan mengerti akan "diri"nya, sehinggaTuhanlah yang dituntut untuk menyesuaikan dengan kemauan "diri"nya. Bukan "diri"nya yang menuruti kemauan Tuhannya. Luar biasa tak tahu diri!!! (Ngudi Tjahjono)
Penghambaan diri kepada Allah justeru meningkatkan derajat manusia, sedangkan penghambaan diri kepada nafsu justeru menjatuhkan derajatnya.
Sebagian besar manusia disibukkan oleh perhatiannya kepada yang nampak di permukaan. Jarang yang menyimak ke dalam di balik semuanya.
Manusia mempunyai kehendak dan Allah pun mempunyai kehendak. Sedangkan yang pasti berlaku adalah kehendak Allah. Subhanallah!
Perjalanan manusia Hidup di dunia
Dari manakah kita ini berasal ?
Untuk apa kita ada di dunia ini ? Apa tjuan hidup kita diduni ini ?
Kemana kita kembali nanti setelah Mati ?
Ada Visi yang harus kita raih
Ada Misi yang harus kita jalani
Tenang asalkan ada Allah di hatimu , jangan pernah kau sekutukan Allah dengan Apapun bahkan sedikitpun kita akan selamat mengarungi perjalanan hidup di dunia ini .
Selalu gunakan peta pedoman hidupmu yaitu Al Quran dan sunnah , cahaya penerang jalan yang gelap yang tidak ada keraguan didalamnya .
hanya kepadaMu-lah kami Menyembah ya Allah
dan hanya kepadaMu lah kami Mohon pertolongan
Hanya pada Allah tempat kami bersandar
Hanya Allah tempat bergantung
Hanya Allah yang Maha Besar
Hanya Allah pemilik langit dan bumi
Hanya Allah yang bisa mengabulkan permohonan kita
hanya Allah yang bisa menolong kita bukan manusia atau makhluk makhluk lemmah lainnya
Hanya Allah sang Pencipta Sejati
Tundukkan nafsu kita jangan sampai nafsu kita menjadi tuhan baru yang menyeret kita kedalam neraka jahanam. Tundukan Ego kita karena bisa jadi ia menjelma menjadi Tuhan yang lebih kita pentingkan. Tundukkan ketergantungan kita pada makhluk karena haya Allahlah tempat kita bersandar dan bergantung. Semuanya rapuh hanya Allahlah tempat abadi kita bersandar pada yang tak pernah rapuh.
Wahai jiwa yang damai (yang beriman)! Kembalilah kepada Allah, Tuhan yang memelihara diri kalian. Kalian selalu ridha terhadap apapun keputusan Allah, maka Allah pun ridha menerima kalian apa adanya kalian. Oleh karena itu, masuklah dan bergabunglah dalam kelompok orang-orang kesayangan-Ku. Dan masuklah ke dalam syurga-Ku.” (Q.S. Surat Al-Fajr Ayat 27-30)
Tuesday, April 22, 2014
Ayo Nandur Wit -witan
[ARTWARD MOMENT] by Inspire Infection's Art Director | 17th moment by Fikrsan (@Fikrsan)
Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya” . [HR. Muslim dalam Al-Musaqoh (3945)]
Memperingati Hari Bumi - 22 April
Ayo Nandur!!
Ayo Nandur!!
Sunday, April 20, 2014
Siapakan Orang yang bangkrut itu menurut nabi Muhammad saw ?
Sudahkah kita melakukan sholat dengan benar ?
sudahkan kita puasa ramadhan ?
sudahkah kita menunaikan zakat ?
sudahkah naik haji ?
Kalau jawabannya sudah apakah sudah yakin akan masuk
surga ataukah malah masuk neraka ?
Hati - hati loh dengan yang namanya dosa zalim ,apalagi zalim terhadap orang lain. Kalau kita ada salah dengan Allah langsung tobatan Nasuha , bersungguh sungguh tidak mengulangi insya Allah , Allah akan maafkan kita dan terima taubat kita .
Yang berbahaya nih dengan dosa kita terhadap orang lain , kalau kita pernah salah kepada orang lain menyakiti, menzalimi, mengambil hak orang lain . Jangan sampai kita Bangkrut di akerat merasa sudah sholat , zakat, puasa, dan naik haji dengan benar , pahalanya banyak , gara- gara orang - orag yang dizalimi kita didunia menuntut diakerat kita jadi orang yang bangkrut .
Dari Abi Hurairah r.a, Nabi SAW bersabda: “Tahukah kamu siapa yang bangkrut itu?“,
mereka (sahabat) berkata: “Ya Rasulullah, orang yang bangkrut menurut kami ialah orang yang tidak punya kesenangan dan uang“ (kemudian) Rasulullah menjawab:
“Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah orang yang datang (pada hari kiamat) membawa pahala sholat, zakat, puasa dan haji.
Sedang (ia) pun datang (dengan membawa dosa) karena memaki-maki orang, memukul orang, dan mengambil harta benda orang (hak–hak orang), maka kebaikan-kebaikan orang (yang menzalimi) itu diambil untuk diberikan kepada orang-orang yang terzalimi. Maka tatkala kebaikan orang (yang menzalimi) itu habis, sedang hutang (kezalimannya) belum terbayarkan, maka diambilkan kajahatan-kejahatan dari mereka (yang terzalimi) untuk di berikan kepadanya (yang menzalimi), kemudian ia (yang menzalimi) dilemparkan kedalam neraka (HR. Muslim)
- Dalam ceramah – ceramah yang ada jarang sekali kita mendengar membahas tentang dosa kita kepada orang lain atau hubungan kita sesama manusia . Padahal Allah menyuruh kita agar seimbang antara Habluminallah dan Habluminannas . Semua yang kita lakukan didunia tentu akan berdampak untuk kehidupan akherat kelak dan semuanya tentu akan diperhitungkan semua akan dihisap .
- Coba kita merenung sejenak membaca hadist diatas siapakah orang yang bangkrut ?
apakah yang tidak punya uang ? teryata bukan
orang yang bangkrut adalah orang yang sudah melaksanakan rukun Islam, di hari kiamat juga membawa pula dosa karena menzalimi orang lain , memaki-maki orang, memukul orang, dan mengambil harta benda orang (hak–hak orang), maka kebaikan-kebaikan orang (yang menzalimi) itu diambil untuk diberikan kepada orang-orang yang terzalimi.
Hingga sampai kalau pahala kebaikan kita sudah habis sedang hutang kezalimannya belum terbayar maka diambilkan kajahatan-kejahatan dari mereka (yang terzalimi) untuk di berikan kepadanya (yang menzalimi), kemudian ia (yang menzalimi) dilemparkan kedalam neraka .
Bayangkan jika anda menjadi seorang pemimpin disuatu negeri atau yang lebih kecil lagi lurah disuatu daerah kemudian anda melakukan tindakan korupsi , bila ada ratusan penduduk yang anda ambil haknya , anda zalimi , berapa besar dosa yang sanggup anda pikul.
"Ratusan juta orang yang anda zalimi di hari kiamat kelak akan bisa menagih dan mengambil pahala- pahala sholat, puasa, zakat, haji anda" .
Seandainya dosa anda kepada jutaan orang yang dizalimi lebih banyak dari amalah sholeh anda, sudah sangupkah anda membayangkan siksa neraka.
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits Abu Sa'id al-KhudriRadhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallambersabda;
"Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya, ia memakai dua sandal dari neraka, seketika itu mendidih otaknya disebabkan panasnya dua sandalnya itu."
"Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya, ia memakai dua sandal dari neraka, seketika itu mendidih otaknya disebabkan panasnya dua sandalnya itu."
Kezaliman terbesar adalah syirik
Bayangkan kamu jadi seorang pemimpin negeri ini sudah ada hukum Allah yang sempurna untuk diterapkan malah mengingkarinya sehingga akhirnya banya orang terzalimi .
Karena hukum Islam (sumber : Quran dan Hadist ) tidak diterapkan di dunia ini secara kaffah coba kita lihat banyak kekacauan dan terjadi kerusakan dibumi dan dilangit .
kezaliman dalm bentuk sistematis menyensarakan umat ini , kezaliman kolektif yang membuat banyak orang sengsara dunia akerat.
Banyak Keputusan dan kebijakan bercampur hawa nafsu ( kepentingan ) yang akhirnya menzalimi , menindas rakyat, yang miskin makin miskin merana.
Harusnya Sumber daya alam milik rakyat , tambang batu bara, minyak bumi, emas , pohon, kekayaan hutan dan laut , kini digadaikan oleh penguasa kepada Swasta & Asing.
Kekuasaan ditangan oleh para pemilik modal, dan para antek anteknya bangsa sendiri yang ikut menjajah negerinya sendiri dengan korupsi.
Karena tidak mau diatur oleh syariat Islam dan tidak mau mengunakan Al Quran dan hadist secara totalitas sebagai pedoman, lihatlah berapa kasus pembunuhan setiap harinya, aborsi, narkoba, sex bebas, hutang negara dan masyarakat, moral yang rusak.
Untuk menerapkan syariat hukum Islam secara total kita harus berdakwah berjamaah memahamkan masyarakat akan pentingnya menerapkan metode Khilafah unruk menegakkan syariah dan mengangkat kholifah seperti yang diajarkan nabi Muhammad saw.
UMAT ISLAM HARUS MEMIMPIN , UMAT ISLAM HARUS JADI YANG TERBAIK, ayo bangkit Umant Islam membawa Islam kembali Jaya .
Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya (kekausaan) jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman."[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]
Kezaliman terbagi dua, yaitu menzalimi diri sendiri, dan menzalimi orang lain. Menzalimi diri sendiri ada dua bentuk yaitu syirik dan perbuatan dosa atau maksiat.
Menzalimi orang lain adalah menyakiti perasaan orang lain/ aniaya, mensia-siakan atau tidak menunaikan hak orang lain yang wajib ditunaikan. Zalim secara istilah mengandung pengertian “berbuat aniaya/celaka terhadap diri sendiri atau orang lain dengan cara-cara bathil yang keluar dari jalur syariat Agama Islam”.
Allah SWT tidak suka terhadap perbuatan zalim, perhatikan firman-Nya berikut ini : “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim”. (QS Ali Imran [3] : 57).
Dan perhatikan juga firman-Nya yang lain: “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”. (QS. Asy Syuura [42] ; 40)
Setelah kita mengetahui bahayanya perbuatan zalim yang dapat menghantarkan kita menjadi hamba yang bangkrut di akhirat kelak, marilah kita selalu menjaga diri kita, agar tidak berbuat zalim terhadap sesama dan segera bertaubat dan meminta maaf bila sudah terlanjur berbuat zalim kepada orang lain.
Penting Luruskan Niat Mencari Rizki yang Halal
Miris rasanya melihat berita di media massa baik di tv, koran , maupun internet, banyak kita saksikan tentang orang –orang yang mehalalkan berbagai cara untuk memperoleh rizki .
Lihat saja dari penguasa pejabat kita yang korupsi, para pebisnis yang suka suap dulu untuk menag tender , harus pakai acara di rayu dulu dengan wanita penghibur agar memuluskan project.
- Dikalangan menegah ke bawah ingin laris pakai acara gorengan di beri plastiklah, pakai ke dukun dipagerilah, Makanan diberi pewarna tekstile biar segar, buah buahan di beri lilin dan pengawet yang berbahaya , bakso diformalin, sapi digelonggong dan amsih banyak lagi .
Parah abiz Negeri ini kehilangan moralnya dari pengusa hingga rakyat jelata , ngak peduli saudara , teman atau lawan , sikat abiz .
Halal dan Haram seolah tidak menjadi proritas utama lagi, malah sering kita dengar peryataan yang menyatakan “ cari yang haram saja susah apalagi yang halal. Untung rugi didunia menjadi pertimbangan utama kebanyakan orang sekarang, seakan lupa bahwa hidup didunia ini hanya sebentar saja . Banyak yang terlenakan dan tersibukan oleh fatmorgana dunia.
Mencari rizki yang halal itu sangat penting dan menjadi prioritas utama muslim sejati. karena nanti di akherat kelak akan ditanya
- dari mana kamu dapatkan rizki itu ?
- dan untuk apa kau belanjakan ?
Tidak kalah penting juga selalu meluruskan niat dan tujuan dalam segala aktivitas kita, ini penting sekali, jangan sampai tujuan kita hanya untuk dunia saja. Penting untuk kita selalu meluruskan Niat dan Tujuan dalam mencar Rizki yang HALAL TOYIBAN.
Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu Anhu, beliau berkata, “Kami mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
- “Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) dihadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada)dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya)”.” [HR Ibnu Majah 4105, Ahmad 5/183, Ad-Daarimi 229, Ibnu Hibban 680]
ingatlah janji Allah bagi orang yang bertakwa yaitu akan diberi rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Allah Ta'ala berfirman,
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakanbaginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. (QS.At-Thalaq(65):2-3).
Dari 'Ali bin Abi Tholhah, dari Ibnu 'Abbas, beliau menafsirkan ayat tersebut, "Barangsiapa yang bertakwa pada Allah maka Allah akan menyelamatkannya dari kesusahan dunia dan akhirat. Juga Allah akan beri rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka." (Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, Ibnu Katsir, 14/32)
Seringkali banyak orang yang merasa khawatir dengan rezeki yang didapatnya. Padahal Allah SWT sudah menjamin rezeki setiap makhluknya. Setiap orang, baik itu seorang muslim atau bukan tetap mendapatkan rezeki dari Allah SWT di dunia ini karena Allah SWT maha pemurah (Ar-Rahmaan). Kita perlu ikhtiar, doa, dan tawakal untuk menjemput rezeki yang telah ditentukan oleh Allah SWT tersebut.
Dalam Al-Quran Surat Huud ayat 6:
“Dan tidak ada suatu makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”. (QS. Huud (11): 6).
- “Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rizkinya sendiri.Allah-lah yang memberi rizki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Ankabut: 60)
Sumber rezeki sangatlah luas dan dalam. Seluas bentangan bumi dan kedalaman samudra. Sungguh, di setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Islam menekankan setiap Muslim agar menjemput rezeki dengan mengguna kan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya tapi tetap harus terikat dalam aturan syariat Islam (HALAL DAN HARAM).
Sahabatku sekarang kita sudah tahu akan pentingnya meluruskan niat dan tujuan dalam mencari rizki. Mari sauadaraku kita senantiasa meluruskan niat dan tujuan agar kita selamat didunia dan akherat, yaitu niat kan segala aktivitas hanya mengharapkan keridhoan Allah semata.
Subscribe to:
Posts (Atom)








